-->

Pelaku Penembakan Gereja di AS Dijatuhi Hukuman Mati

Editor: iKatolik.net author photo

Pelaku Penembakan Gereja di AS Dijatuhi Hukuman Mati
Foto: REUTERS

ikatolik.net
-  Pengadilan banding Amerika Serikat (AS) memperkuat hukuman mati yang dijatuhkan kepada Dylann Roof, pelaku penembakan gereja kulit hitam di South Carolina tahun 2015 lalu. 

Roof sebelumnya divonis mati tahun 2017 tanpa menyatakan penyesalan maupun permintaan maaf.

Seperti dilansir AFP, Kamis (26/8/2021), Roof yang berusia 21 tahun saat penembakan terjadi, melepas 77 kali tembakan dengan pistol kaliber 45 di dalam gereja bersejarah bernama Mother Emanuel African Methodist Episcopal Church di Charleston, South Carolina, pada 17 Juni 2015.

Penembakan brutal itu menewaskan sembilan jemaat gereja.

"Membunuh warga Afrika-Amerika di gereja mereka, selama sesi belajar Alkitab dan ibadah. Mereka menyambutnya. Dia membantai mereka," demikian bunyi putusan pengadilan banding terhadap Roof.

"Dia melakukannya dengan niat menteror tidak hanya korbannya secara langsung... tapi banyak orang lainnya yang mendengar tentang pembunuhan massal itu," imbuh putusan tersebut.

Dengan vonis mati terhadapnya diperkuat, Roof yang kini berusia 27 tahun tidak akan dieksekusi mati segera karena pemerintahan Presiden Joe Biden telah menerapkan moratorium eksekusi mati di AS.

Seperti disampaikan dalam manifestonya yang rasis, tujuan Roof melakukan penembakan adalah 'menimbulkan perpecahan dan perselisihan rasial' di seluruh AS.

"Kejahatannya menjadikannya memenuhi syarat untuk mendapatkan hukuman terberat yang bisa diberikan masyarakat yang adil," demikian bunyi penggalan putusan pengadilan banding itu.

Salah satu jaksa penuntut dalam kasus ini, Nathan Williams, menyebut pembantaian yang dilakukan Roof sebagai 'salah satu peristiwa terburuk tidak hanya dalam sejarah South Carolina tapi juga sejarah bangsa kita'.


Share:
Komentar

Berita Terkini