-->

9 Gereja Dibongkar Paksa, Umat Kristen Aceh Singkil Tuntut Keadilan

Editor: iKatolik.net author photo

9 Gereja Dibongkar Paksa, Umat Kristen Aceh Singkil Tuntut Keadilan
Foto: Instagram/@kabarsejuk

ikatolik.net
- Foto sejumlah umat Kristen di Aceh Singkil yang melayangkan protes atas dugaan ketidakadilan di lingkungan tempat tinggal mereka viral di media sosial.

Foto-foto aksi protes mereka pertama kali diunggah oleh pengelola akun instagram @kabarsejuk baru-baru ini.

Dalam postingan tersebut umat Kristen di Aceh Singkil, mengeluhkan masalah gereja mereka yang diduga dibongkar paksa oleh oknum tertentu dengan alasan belum punya izin.

Baca Juga: Atlet Filipina, Saya dapat Medali Emas Karena Novena kepada Bunda Maria

Umat-umat itu pun menyampaikan keluhan mereka melalui tulisan yang dicetak di atas kertas HVS. Menurut mereka, ada 9 gereja di Aceh Singkil yang dibongkar begitu saja.

"Nasrani butuh keadilan di Aceh Singkil," demikian ditunjukkan salah seorang umat.

Kasus Lama yang Tidak Terselesaikan

9 Gereja Dibongkar Paksa, Umat Kristen Aceh Singkil Tuntut Keadilan

Kasus ini bukan baru kemarin mereka rasakan, melainkan sudah sejak enam tahun belakangan. Mereka terpaksa beribadah di gubuk dengan tenda seadanya.

"Kami beribadah di bawah tenda, namun kami belum pernah mendapatkan kepastian hukum," demikian tulisan di poster yang lain.

Menurut para umat yang terdampak pembongkaran gereja, mereka yang berupaya mengurus IMB tempat ibadah mereka, namun izin tak kunjung diberikan.

"Gubuk kami bukan hanya untuk berkebun melainkan tempat beribadah," tulis salah satu umat.

Baca Juga: Paus Fransiskus Berduka, Kardinal Tertua Gereja Katolik Meninggal Dunia

Gejolak Intoleransi di Aceh Singkil

Isu intoleransi di Aceh Singkil ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.

Pada tahun 2015 lalu, sebuah gereja di Desa Sukamakmur, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, dibakar oleh oknum. 

Pembakaran gereja tersebut merupakan buntut  bentrok antarwarga yang menewaskan seorang warga dan melukai empat yang lain.

Share:
Komentar

Berita Terkini