-->

Anak yang Melukis Gambar Kudus untuk Biaya Pengobatan Meninggal Dunia

Editor: iKatolik.net author photo

Anak yang Melukis Gambar Kudus untuk Biaya Pengobatan Meninggal Dunia

ikatolik.net
- Daniel Neves, seorang bocah lelaki berusia 13 tahun yang melukis gambar orang-orang kudus dan Bunda Maria untuk membantu membayar perawatan medisnya, dikabarkan meninggal setelah dirawat di rumah sakit selama hampir dua minggu karena COVID-19.

Delapan bulan sebelumnya, Daniel didiagnosis dengan penyakit ginjal polikistik, fibrosis hati, dan masalah limpa, sehingga harus menghabiskan sebagian besar hidupnya di rumah sakit. 

Ketika dia berumur lima tahun, ginjalnya berhenti berfungsi dan dia harus menjalani hemodialisis setiap minggu. Selama waktu itulah dia belajar melukis, dan penjualan lukisannya membantu membiayai perawatannya.

Anak laki-laki itu terutama melukis gambar orang-orang kudus Katolik. Dalam daftar tunggu untuk menerima transplantasi ginjal, Daniel juga membuat gambar Our Lady of the Kidneys, sehingga dirinya akan melindunginya selama operasi dan membimbing para dokter untuk melakukan prosedur dengan sukses.

Profile Daniel

Daniel lahir di Guanambi, Brasil, dan tinggal bersama ibunya, Cleide Neves, di sebuah apartemen di Salvador. Setiap tiga bulan dia dibawa ke São Paulo untuk perawatan yang diperlukan.

Sebuah posting Instagram mengumumkan bocah lelaki itu meninggal beberapa hari lalu setelah dirawat di rumah sakit karena COVID-19 selama 13 hari.

“Dia bertarung dengan berani sampai akhir. Terima kasih atas perhatian dan dukungan Anda untuknya selama bertahun-tahun ini. Anda adalah bagian dari hidupnya, kecintaannya pada menggambar ... Semoga Tuhan memberkati Anda semua,” kata postingan tersebut.

Ibu anak laki-laki itu berkata bahwa Daniel membuat hidupnya lebih istimewa, manis, menyenangkan  dan bahwa anak laki-laki itu memikat orang dengan bakatnya.

“Sekarang kamu akan membuat Surga lebih berwarna! Kami akan merindukanmu setiap hari! Beristirahatlah dengan damai,” tambahnya.

Sang ibu berkata proses meninggalkan Daniel dari dunia ini adalah waktu yang istimewa dan bahwa Tuhan berbelas kasih dalam memberikan waktu ini untuk mengucapkan selamat tinggal, bahkan jika itu menyakitkan.

"Kamu akan selalu dikenang dan dicintai!" ujarnya.

Jaringan crowdfunding Brasil voaa_vaquinhadorazoes, yang menjalankan kampanye untuk membayar biaya pengobatan Daniel, mengatakan mereka bahkan tidak dapat mengungkapkan dengan kata-kata betapa sedih dan terguncangnya mereka saat ditinggalkan.

Mereka juga menambahkan bahwa jumlah uang yang dikumpulkan oleh kampanye tersebut sangat membantu Daniel saat menjalani perawatan dan berjanji untuk terus membantu keluarganya di masa sulit ini.

Share:
Komentar

Berita Terkini