Sedih, Bencana di NTT Telan Korban 84 Orang dan 103 Lainnya Masih Hilang

Editor: iKatolik.net author photo

Sedih, Bencana di NTT Telan Korban 84 Orang dan 103 Lainnya Masih Hilang

ikatolik.net
- Jumlah korban bencana banjir bandang dang tanah longsor yang melanda Nusa Tenggara Timur terus bertambah.

Berikut update jumlah korban banjir bandang NTT yang disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Dr Raditya Jati S Si M Si, dikutip dari tayangan Live Breaking News Kompas TV, Selasa (6/4/2021).

Jumlah Korban Jiwa

Hingga sore ini, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan sebanyak 84 orang dinyatakan meninggal dunia.

Korban meninggal tersebut tersebar di enam kabupaten dan kota yang ada di NTT, di antaranya:

- 49 Orang Meninggal Dunia di Kabupaten Flores Timur

- 16 Orang Meninggal Dunia di Kabupaten Lembata

- 15 Orang Meninggal Dunia di Kabupaten Alor

- 2 Orang Meninggal Dunia di Kabupaten Malaka

- 1 Orang Meninggal Dunia di Kota Kupang

- 1 Orang Meninggal Dunia di Ende

Selain korban meninggal dunia hingga kini dilaporkan sebanyak 103 orang masih hilang, di antaranya ada di:

- 23 di Flores Timur

- 51 di Kabupaten Lembata

- 29 di Kabupaten Alor

Terdapat juga korban luka-luka sebanyak 123 orang, tersebar di empat kabupaten yang ada di NTT.

- 22 di Flores Timur

- 1 di Kabupaten Ngada

- 98 di Kabupaten Lembata

- 2 di Kabupaten Alor

Sementara itu tercatat sebanyak 2.683 orang terdampak bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada Minggu (4/4/2021) kemarin.

Titik Lokasi Pengungsian

Terdapat enam titik lokasi pegungsian yang disediakan untuk menampung para korban banjir bandang di NTT.

Posko utama pengungsian berada di Kantor BPBD Provinsi NTT. Selain itu terdapat lima titik pengungsian yang tersebar di lima kabupaten.

Berikut datanya:

1. Kabupaten Flores Timur

- Desa Nelelamadiken, sebanyak 475 orang mengungsi. Tersebar di empat lokasi, yakni Balai Desa Nelelamawangi, SD Desa Nelelamawangi, Balai Desa Nelelamadike, serta Poskesdes Desa Nelelamadike.

- Desa Waiburak, sebanyak 150 orang mengungsi. Terbagi di dua lokasi, yakdi di Kepela Wai Lingo dan Posyandu Waiburak.

- Kelurahan Waiwerang, sebanyak 100 orang mengungsi di dua lokasi, yakni di MAN 1 Flores Timur dan Mess Guru SDi Waiwerang.

- Desa Oyang Barang, sebanyak 100 orang mengungsi.

2. Kabupaten Sumbawa Barat, terdapat 67 KK atau 288 jiwa mengungsi di rumah Kepala Desa Bali Loku.

3. Kabupaten Malaka, terdapat lima titik pengungsian, yakni:

- SMP Sabar Subur Betun

- SDK Betun 1 dan Betun 2

- SDI Wemalae Betun

- SDI Baketeu

- SDI Kletek

4. Kabupaten Dompu, sebanyak 56 orang mengungsi di Desa Daha dan Desa Marada dan enam orang mengungsi di Desa Lepadi.

5. Kabupaten Lembata, titik pengungsian ada di Posko Utama Aula Kantor Bupati dan Lapangan Puskesmas Waipukang.

Share:
Komentar

Berita Terkini