-->

Paus pada Malam Paskah: Tuhan Yang Bangkit Mencintai Kita Tanpa Batas

Editor: iKatolik.net author photo

Paus pada Malam Paskah: Tuhan Yang Bangkit Mencintai Kita Tanpa Batas

ikatolik.net
- Dalam misa malam Paskah yang dilaksanakan di Vatikan, Paus Fransiskus mengatakan bahwa kasih Yesus tidak terbatas dan selalu memberikan rahmat bagi umatNya.

"Selalu ada kehidupan baru yang dapat dibangkitkan Tuhan dalam diri kita terlepas dari kegagalan kita" kata Paus Fransiskus.

Menurut Bapa Suci, Tuhan dapat menciptakan sebuah karya seni dari puing-puing hati kita. Dari sisa-sisa kemanusiaan kita yang hancur, Tuhan dapat menyiapkan sejarah baru. 

"Dia tidak pernah berhenti mendahului kita: di dalam salib penderitaan, kehancuran dan kematian, dan dalam kemuliaan hidup yang bangkit kembali, sejarah yang berubah, harapan yang dilahirkan kembali" ujarnya.

Masih dalam kesempatan tersebut, Paus Fransiskus mengatakan bahwa Yesus, Tuhan Yang Bangkit, mencintai kita tanpa batas dan ada di setiap saat dalam hidup kita.

Misa Berjalan dengan Damai

Dalam misa Malam Paskah tersebut, Paus Fransiskus mempersembahkan misa yang dihadiri 200 orang. Hal ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19.

Dalam homilinya, Bapa Suci meminta orang-orang untuk merenungkan pesan malaikat kepada Maria Magdalena dan orang lain yang pergi untuk mengurapi tubuh Yesus, tetapi menemukan kuburan kosong, seperti yang dijelaskan dalam Injil Markus.

Paus Fransiskus berkata, “Mari kita pergi ke Galilea, di mana Tuhan Yang Bangkit telah mendahului kita. Namun apa artinya 'pergi ke Galilea?'"

Iman Bukan Masa Lalu

Paus kemudian menjelaskan bahwa "pergi ke Galilea" dapat berarti memulai jalan baru, memulai dari awal, dan pergi ke pinggiran.

“Galilea adalah pos terdepan: orang-orang yang tinggal di wilayah yang beragam dan berbeda itu adalah mereka yang terjauh dari kemurnian ritual Yerusalem. Namun disitulah Yesus memulai misinya. Di sana ia menyampaikan pesannya kepada mereka yang berjuang untuk hidup dari hari ke hari, yang tersisih, yang rentan dan yang miskin,” katanya.

Paus Fransiskus mengatakan bahwa banyak orang saat ini memandang iman Katolik sebagai bagian dari masa lalu atau kenangan masa kecil yang indah yang tidak lagi mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka.

“Tuhan tidak dapat disimpan di antara kenangan masa kecil kita, tetapi hidup dan dipenuhi dengan kejutan. Bangkit dari kematian, Yesus tidak pernah berhenti membuat kami takjub,” katanya.

Share:
Komentar

Berita Terkini