Pastor Fransiskan di Ohio Dihukum Karena Memperkosa Pasien Gangguan Mental

Editor: iKatolik.net author photo

Pastor Fransiskan di Ohio Dihukum Karena Memperkosa Pasien Gangguan Mental

ikatolik.net
- Seorang pastor Fransiskan yang pernah bekerja dalam pelayanan kampus di Universitas Fransiskan Steubenville telah didakwa di Ohio atas tuduhan pemerkosaan terhadap seorang pasien wanita yang mengalami gangguan mental atau fisik.

Pastor David Morrier, T.O.R., didakwa di Ohio oleh Hakim Agung Jefferson County atas dua dakwaan pelecehan seksual dan satu dakwaan pemerkosaan. 

Dia sendiri telah diberhentikan dari pelayanan aktif pada tahun 2015 atas tuduhan pelecehan seksual sebagaimana keterangan pihak provinsial Fransiskan.

Imam berusia 59 tahun itu adalah seorang profesional kesehatan mental. Dia diduga melakukan aksinya selama tiga tahun dengan seorang pasien.

Menurut laporan surat kabar Steubenville The Herald Star, dia diduga secara keliru menyatakan kepada sang pasien bahwa perilaku seksual diperlukan untuk tujuan perawatan kesehatan mental.

Sementara itu, otoritas Fransiskan setempat mengatakan bahwa kasus yang menjerat salah satu anggotanya itu terjadi dalam rentang waktu antara November 2010 hingga musim semi 2013.

Pastor Morrier dilaporkan telah dicopot dari hak pelayanan publiknya pada tahun 2015 atas kasus tersebut. Pencopotan ini membuat dirinya tidak merayakan misa atau sakramen di depan umum.

Otoritas Fransiskan mengaku akan menanggapi semua tuduhan pelecehan seksual dengan serius termasuk apabila itu melibatkan anggotanya. 

Mereka juga mendorong agar para korban berani menghubungi penegak hukum apabila mengalami hal serupa.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada 8 April 2021 lalu, Keuskupan Steubenville mengatakan pihaknya pertama kali mengetahui kasus tersebut ketika korban menyampaikan tuduhan tersebut kepada keuskupan pada November 2018.

"Meskipun Pastor Morrier bukan seorang pastor dari Keuskupan Steubenville, keuskupan memulai penyelidikan pendahuluan segera dengan korban dan petugas yang diduga dari departemen kepolisian Steubenville," ungkap pernyataan itu.

Setelah itu, mereka diketahui bekerja sama dengan Takhta Suci untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut hingga dakwaan itu diputusan pihak pengadilan.*

Share:
Komentar

Berita Terkini