-->

Pastor Ferdinand Tewas Ditembak Usai Memimpin Misa di Gereja Nigeria

Editor: iKatolik.net author photo

Pastor Ferdinand Tewas Ditembak Usai Memimpin Misa di Gereja Nigeria

ikatolik.net
- Pastor Ferdinand Nguban dan tiga orang lainnya tewas dalam serangan kelompok bersenjata di Benue Nigeria beberapa waktu lalu.

Media lokal setempat memberitakan bahwa Pastor Katolik itu baru saja selesai merayakan misa pagi dan berada di dalam gedung gereja ketika penyerang tak dikenal menembaknya.

Sampai pada serangan tragis itu, Pastor Ferdinand menjabat sebagai Asisten Imam di Paroki St. Paul Quasi, Ayetwar, Desa Agu Center, di Area Pemerintah Lokal Katsina-Ala. Dia ditahbiskan menjadi imam pada Juli 2015.

Kematian yang tragis

Dalam pernyataan resmi Keuskupan Katsina-Ala yang disampaikan oleh Pastor Fidelis Phelle Akumbul, Pastor Ferdinand tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Misa Krisma di Katedral St. Gerard Majella, Katsina-Ala.

Kesempatan untuk memperbaharui imamatnya itu berakhir tragis setelah para pengungsi yang berdiam di paroki tengah ribut karena ada serangan kelompok bersenjata.

“Pastor Ferdinand keluar untuk mencari tahu penyebab kejadian itu. Dia ditembak di kepala saat mencoba berlindung setelah melihat orang-orang bersenjata,” kata Pastor Fidelis.

Beberapa rumah juga dikatakan telah dibakar selama serangan orang-orang bersenjata itu.

Investigasi sedang berlangsung

Mengonfirmasi penyerangan tersebut, Humas Kepolisian (PPRO) Komando Benue, DSP Catherine Anene mengatakan, jenazah telah dititipkan di Rumah Sakit Umum Daerah, Katsina-Ala.

PPRO menambahkan bahwa operasi gabungan antara kepolisian dan badan keamanan lainnya sedang memburu para preman.

Gubernur negara bagian Benue, Samuel Ortom, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan  oleh sekretaris pers utamanya, Terver Akase, mengutuk pembunuhan Pastor Nguban.

Ia juga menawarkan jaminan bahwa pemerintah negara bagian tidak akan mengalah sampai mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan dan serangan lainnya diadili.

Meningkatnya rasa tidak aman

Pembunuhan tragis Pastor Nguban menambah daftar panjang contoh meningkatnya ketidakamanan di Nigeria. 

Serangan terbaru ini terjadi hanya beberapa hari setelah pembebasan imam lain, Pastor Harrison Egwuenu dari Keuskupan Warri, yang diculik oleh orang-orang bersenjata pada 15 Maret.

Tantangan Nigeria dengan ketidakamanan, terutama di wilayah utara, berasal dari berbagai alasan, termasuk pasukan keamanan yang kewalahan dan tidak dipersenjatai. 

Penculikan anak sekolah dan penculikan untuk uang tebusan sayangnya menjadi industri yang menguntungkan, sementara negara masih berjuang dengan serangan dari kelompok ekstremis Boko Haram dan masalah lain yang berasal dari konflik antara gembala Fulani nomaden dan masyarakat adat setempat.*

Share:
Komentar

Berita Terkini