Kakak Sersan Satu Yogie Berharap Tuhan Menyelamatkan Adiknya dengan Mukjizat

Editor: iKatolik.net author photo

Kakak Sersan Satu Yogie Berharap Tuhan Menyelamatkan Adiknya dengan Mukjizat

ikatolik.net - Salah satu awak kapal selam KRI Nanggala 402 adalah Sersan Satu Ryan Yogie Pratama.

Warganet @UrVienna yang mengakui sebagai kakak Ryan Yogie Pratama menyampaikan kenangannya bersama adiknya itu.

Ia pun menyampaikan, masih percaya dengan mukjizat setelah KRI Nanggala 402 tenggelam.

“Aku percaya mukjizat, dalam nama Allah semoga secepatnya bisa ketemu, semoga Tuhan selalu melindungimu adikku R. Yogie,” tulisnya dikutip ikatolik.net, Senin (26/4/2021).

Vienna juga menyampaikan beberapa kali menangis sembari berharap adiknya ditemukan.

“Saya menangis di tengah malam. Saya berharap kapal selam itu bisa ditemukan dengan aman. Ya Allah tolong selamatkan adikku dan seluruh kru KRI Nanggala 402,” katanya.

Vienna pun mengunggah video adiknya yang ikut menyanyikan lagu lagu berjudul "Sampai Jumpa" yang dipopulerkan oleh Endank Soekamti.

"Sedih banget melihat kakak di dalam kapal," katanya lagi. 

KRI Nanggala-402 dinyatakan subsunk alias tenggelam, Sabtu (24/4/2021), setelah dilakukan pencarian selama 72 jam.

Fase ini diumumkan setelah tim pencari menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang jadi bukti autentik.

"Pagi dini hari tadi merupakan batas akhir live support berupa ketersediaan oksigen di KRI Nanggala selama 72 jam."

"Unsur-unsur TNI AL telah menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang menjadi bukti autentik menuju fase tenggelamnya KRTI Nanggala" ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers, Sabtu, dilansir Tribunnews.

"Dengan adanya bukti autentik Nanggala, maka pada saat ini kita isyaratkan dari submiss menjadi subsunk," kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Yudo Margono, menambahkan.

Serpihan yang ditemukan antara lain pelusur tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, botol oranye pelumas periskop, alas salat, dan spon untuk menahan panas pada presroom.

Diketahui, KRI Nanggala-402 menghilang tepat 46 menit setelah izin menyelam pada Rabu (21/4/2021).

Share:
Komentar

Berita Terkini