-->

5 Hal Penting yang Tidak Boleh Diabaikan dalam Misa Sabtu Suci

Editor: iKatolik.net author photo

5 Hal Penting yang Tidak Boleh Diabaikan dalam Misa Sabtu Suci

ikatolik.net
- Misa Sabtu Suci atau sering juga dikenal dengan sebutan Sabtu Aleluya adalah salah satu rangkaian dari perayaan Tri Hari Suci.

Dari rangkaian Tri Hari Suci yaitu Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci (dan Minggu Paskah), liturgi Sabtu Suci adalah yang paling panjang. 

Perayaan Sabtu Suci menjadi lumayan panjang karena ada upacara cahaya, bacaan yang berjumlah tujuh bacaan dan baptisan baru (bila ada).

Karena panjang dan lama, terkadang sebagian umat Katolik merasa tak nyaman mengikuti Misa. Konsentrasi selama mengikuti Misa pun cenderung menurun. Apalagi kalau semakin malam/larut.

Meski demikian, kamu harus tahu bahwa setidaknya ada 5 bagian penting yang tak boleh kamu lewatkan pada Misa Sabtu Suci. Kelima bagian ini jangan sampai kamu abaikan karena mempunyai makna yang sangat dalam.

Mari kita lihat satu per satu bagian-bagian penting dalam Misa Sabtu Suci atau liturgi Malam Paskah.

1. Upacara Cahaya

Upacara cahaya adalah bagian paling awal dari Misa. Bagian ini sangat penting karena di sinilah lilin Paskah dinyalakan. Di sinilah simbol Paskah atau cahaya Paskah menyala.

Momen ini mempunyai makna Kristus telah bangkit, Kristus telah mengalahkan maut (kegelapan). Peristiwa kebangkitan ini sekali lagi mempertegas kuasa Allah dalam diri Yesus atas maut.

Mengingat begitu penting makna dari upacara cahaya ini, dan letaknya ada di awal Misa, maka sebaiknya umat Katolik jangan terlambat ketika datang Misa. Datanglah lebih awal untuk menyaksikan dan ikut merasakan momen kebangkitan tersebut.

2. 7 Bacaan

Inilah bagian yang bikin sebagian umat Katolik merasa lelah karena ada tujuh bacaan, dan itu memakan waktu yang cukup panjang.

Meski demikian, coba perhatikan runutan bacaan-bacaan itu. Bacaan diawali dari kisah penciptaan, kemudian berlanjut ke kisah pembuangan hingga kisah kelahiran Yesus. Bacaan ini akan berakhir pada kisah kebangkitan Yesus, dalam bacaan Injil.

Bila kita mau fokus pada tiap bacaan maka tujuh bacaan tersebut adalah sebuah cerita yang sambung-menyambung.

Di situlah kita memahami bahwa akar iman kita sebagai umat Katolik telah melewati ribuan tahun dan jutaan ujian.

Namun Allah (Adam Lama) dan Yesus Kristus sebagai Adam Baru tetap menyertai kita dan ziarah iman Gereja hingga hari ini.

3. Pembaruan Janji Baptis

Dalam Misa Sabtu Suci juga umat Katolik membarui janji baptis. Ingat, ini bagian yang tak boleh kamu lewatkan karena di sinilah kita membarui iman kita sebagai umat Katolik.

Pada pembaruan janji baptis kita mengingat kembali nazar atau janji kita sebagai umat Katolik untuk tetap setia pada Yesus Kristus. 

Janji baptis kita barui bersama dengan cahaya kebangkitan Kristus. Kita menyongsong hidup baru sebagai anak, sahabat, dan Gereja yang sudah diselamatkan berkat wafat dan kebangkitan Kristus.

4. Doa Syukur Agung

Doa Syukur Agung, seperti pada Misa-Misa lainnya adalah bagian yang terpenting dalam Misa. Dua hari lalu, pada Misa Kamis Putih, kita mengenang peristiwa Yesus makan bersama yang terakhir bersama murid-murid-Nya.

Dalam Doa Syukur Agung, peristiwa Yesus mempersembahkan diri berupa tubuh dan darah-Nya ini sebagai santapan rohani kita. 

Santapan inilah yang memampukan kita untuk terus melangkah sebagai umat Allah yang sedang berziarah menuju Yerusalem baru.

5. Berkat Meriah

Di bagian akhir Misa ada berkat meriah. Bagian ini menjadi penting karena berkat penutup pada Misa Sabtu Suci berbeda dengan berkat penutup pada Misa Minggu biasa. Di Misa Minggu biasa, imam langsung memberkati kita.

Sementara di sini imam akan lebih dulu mendoakan umat yang hadir dengan menumpangkan tangan.

Kuasa tahbisan imam yang ia terima saat tahbisan ia curahkan dalam bentuk berkat untuk kita semua. Maka, jangan tinggalkan Gereja sebelum berkat meriah.

Share:
Komentar

Berita Terkini