-->

Paus Fransiskus Berdoa untuk Korban Serangan Teroris di Nigeria

Editor: iKatolik.net author photo

Paus Fransiskus Berdoa untuk Korban Serangan Teror di Nigeria

ikatolik.net
- Paus Fransiskus mengungkapkan kesedihan bagi para korban serangan teroris di Nigeria dan berdoa agar masyarakat terus percaya pada demokrasi.

Paus Fransiskus mengungkapkan rasa sakit dan keprihatinannya menyusul berita tentang serentetan serangan teroris di negara yang terletak di Afrika barat tersebut.

"Saya telah mendengar dan merasa sangat sedih terkait berita serangan teroris baru-baru ini di Nigeria yang menyebabkan 137 orang meninggal dunia" ungkap Paus Fransiskus.

Paus mengatakan dia berdoa untuk para korban, untuk keluarga mereka dan untuk seluruh populasi, dan bahwa kekerasan yang mereka derita tidak akan menyebabkan mereka kehilangan kepercayaan pada jalan demokrasi, keadilan dan perdamaian.

Sementara itu, Nigeria saat ini seang melaksanakan tiga hari berkabung nasional untuk 137 korban korban terorisme tersebut.

Pembantaian sipil terburuk 

Pembunuhan pada hari Minggu itu merupakan pembantaian warga sipil terburuk di Nigeria melampaui serangan oleh tersangka militan pada Januari yang menewaskan sedikitnya 100 penduduk desa dan satu lagi pekan lalu yang menewaskan sedikitnya 58 orang.

Sebuah sumber keamanan menyalahkan serangan hari Minggu, yang dilakukan oleh pria dengan sepeda motor di wilayah terpencil Tahoua dekat perbatasan dengan Mali, pada afiliasi ISIS setempat. 

ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan sebelumnya terhadap pasukan keamanan dan pekerja bantuan Prancis di bekas koloni Prancis itu.

Teroris menyusup ke konflik etnis

Para pengamat mengatakan kekerasan yang meningkat bisa jadi hasil dari militan Islam yang menyusup ke konflik etnis antara komunitas pertanian dan penggembala yang bersaing.

Para militan, yang sebagian besar berasal dari komunitas penggembala Fulani, telah menargetkan warga sipil sebagai pembalasan atas pembunuhan Fulani oleh milisi pertahanan diri yang dibentuk oleh para petani.

Situasi keamanan kritis akan menjadi prioritas utama bagi Presiden terpilih Nigeria, Mohamed Bazoum, yang dijadwalkan menjabat minggu depan, menggantikan Mahamadou Issoufou.*

Share:
Komentar

Berita Terkini