Beragama Katolik, Thierry Henry Geram Islam Disebut Teroris

Editor: iKatolik.net author photo

Beragama Katolik, Thierry Henry Geram Islam Disebut Teroris
Foto: nytimes.com

ikatolik.net
- Meskipun belum resmi memeluk agama Islam, legenda sepak bola Prancis, Thierry Henry mengaku geram pada pihak yang menyamakan Islam dengan teroris. 

Henry memang mengaku telah meninggalkan agama sebelumnya yaitu Katolik lantaran hatinya tersentuh dengan ajaran agama Islam.

Berawal dari banyak rekannya sesama pesepakbola yang memutuskan memeluk Islam, Henry tertarik mempelajari agama Islam lebih jauh dan menjadi yakin hatinya mencintai ajaran itu. 

Meskipun begitu, ia mengungkapan belum resmi memeluk Islam lantaran sesuai ajarannya seseorang harus benar-benar mengukuhkan hati sepenuhnya sebelum memutuskan menjadi muslim.

"Islam mengajarkan bahwa seseorang harus meyakini dahulu. Saya belum yakin sepenuhnya, itulah sebabnya saya belum menyatakan Islam sebagai agama saya," ujar Henry ketika diwawancara oleh Al Jazeera beberapa waktu lalu. 

Walaupun belum memutuskan menjadi mualaf, Henry meyakini bahwa Islam merupakan agama yang mengajarkan kasih dan perdamaian, ia pun geram jika ada yang mengaitkan Islam dengan teroris. 

"Saya tak habis pikir, mengapa orang beranggapan demikian. Itu sungguh sangat bertentangan dengan yang diajarkan, Islam sesungguhnya adalah perdamaian bukan teroris," lanjut legenda Arsenal itu.

Henry juga berpendapat bahwa teroris adalah oknum-oknum keji yang menjadikan Islam sebagai tameng, ia percaya bahwa kaum muslimin tidak akan melakukan perbuatan kejam seperti itu. 

"Meskipun pemahaman saya belum banyak, namun cukup bagi saya untuk memahami bahwa Islam mengajarkan tentang cinta kasih, perdamaian, kemurahan dan martabat manusia," ujar Henry.

"Sekali lagi, saya selalu menegaskan bahwa Islam bukan teroris. Jika seseorang percaya pada Allah, sudah pasti ia percaya pada Alquran dan Rasul terakhir," lanjutnya. 

 "Alquran dan Rasul pada dasarnya ditakdirkan Allah untuk membawa kedamaian, dan itulah Islam," tukas Henry.

Share:
Komentar

Berita Terkini