-->

Uskup Ruteng: Paroki Terkendala Sinyal untuk Streaming, Doa Bisa Pakai Toa

Editor: iKatolik.net author photo

Uskup Ruteng: Paroki Terkendala Sinyal untuk Streaming, Doa Bisa Pakai Toa
Foto: DokPen KWI

ikatolik.net
- Pihak Keuskupan Ruteng kembali mengeluarkan surat Instruksi Terbaru terkait Perpanjangan Instruksi Uskup Ruteng Nomor 014/I.1/I/2021 tentang Pembatasan Sosial Pelayanan Gereja Dalam Masa Pandemi Covid-19. 

Salah satu isinya yakni diminta kepada paroki-paroki untuk menghidupkan kembali Pastoral liturgi dan pewartaan secara daring seperti misa secara live streaming, perawatan melalui Facebook paroki, group WA dan lain-lain. Untuk paroki yang masih kesulitan signal perlu disiarkan melalui Toa.

Surat dengan Nomor 023/I.1/I/2021 yang ditanda tangani langsung oleh Uskup Ruteng, Mgr Siprianus Hormat, tertanggal 27 Januari 2021 dikeluarkan setelah dua Minggu dilakukan Pembatasan Sosial Pelayanan Gereja di Keuskupan Ruteng.

Hal ini mengingat, angka kasus Covid-19 di 3 Kabupaten yakni Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur masih terbilang tinggi. 

Berhadapan dengan kenyataan tersebut dalam semangat 'Omnia In Caritate', maka disampaikan, sejumlah instruksi yakni:

Instruksi Uskup Ruteng tentang Pembatasan Sosial Pelayanan Gereja Dalam Masa Pandemi Covid-19, kurun waktu 16-31 Januari 2021 Nomor 014/I.1/I/2021 diperpanjang sampai 14 Frebuari 2021. 

Tentang pelayanan selama masa puasa akan disampaikan pada waktunya.

Berikutnya, terkait mutasi pastor paroki yang sudah mendapat SK Uskup Ruteng yakni tetap dijalankan mulai awal Frebuari 2021, acara serah terima diatur oleh Vikep masing-masingdan dilaksanakan dalam misa biasa maksimal 30 orang dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat. 

Selain itu, Pastor paroki yang dimutasi tidak perlu dihantae oleh banyak umat dan saat diterima juga cukup hanya pengurus inti yakni DPP dan DKP, Vikep dan Pastor paroki diminta untuk menjamin acara serah terima sesuai Protokol yang ditetapkan Pemerintah.

Berikutnya, Ibadat hari Minggu tanpa imam dapat dilaksanakan dalam keluarga dan dipimpin oleh kepala keluarga. 

Untuk itu komisi liturgi keuskupan Ruteng akan menyiapkan dan menyebarkan teks untuk ibadat hari Minggu tanpa imam secara online ke paroki-paroki. 

Berikutnya, Umat seluruhnya diminta untuk meningkatkan doa-doa keluarga serta membaca dan merenungkan Kitab Suci dalam keluarga. 

Berikutnya, mohon kepada umat untuk mengikuti berbagai Instruksi dan Himbauan Pemerintah terkait protokol kesehatan selama masa pandemi Covid-19 ini. 

Terkait hal ini diminta juga kepada para Vikep untuk berkoordinasi dengan semua pihak agas pengawasan pelaksanaan protokol Kesehatan dapat dijalankan dengan baik.

Berikutnya, mohon kepada seluruh umat agar kegiatan pesta adat, pesta sekolah dan lain sebagainya ditunda pelaksanaannya.*

Share:
Komentar

Berita Terkini