300 Orang Lebih Murid di Nigeria Diculik Kelompok Bersenjata

Editor: iKatolik.net author photo

300 Orang Lebih Murid di Nigeria Diculik Kelompok Bersenjata
Murja Mohammed, ibu salah seorang siswa yang diculik kelompok bersenjata (Foto: Vatican News)

ikatolik.net
- Selama akhir pekan lalu, para orang tua berkumpul di sebuah sekolah menengah di negara bagian Katsina barat laut Nigeria memohon pihak berwenang untuk menyelamatkan ratusan anak laki-laki yang diculik oleh pria bersenjata.

Lebih dari 300 siswa dari sekolah Sains Pemerintah khusus laki-laki di Kankara telah diculik pada Jumat (11/12/2020) pekan lalu dan hingga kini belum kembali ke keluarga mereka.

"Kami tidak akan berhenti sampai kami melihat akhir dari ini," kata jurubicara negara bagian Abdul Labaran kepada Reuters.

Labaran mengatakan bahwa kepala militer dan intelijen berada di Kankara untuk memimpin penyelamatan. Sementara 321 siswa hilang, dia mengatakan beberapa bisa pulang ke negara bagian lain.

Semua sekolah negeri di Katsina diperintahkan untuk ditutup karena para pejabat tidak mengetahui motif para penyerang, kata komisaris pendidikan itu.

Berdoa untuk penyelamatan siswa

Abubakar Lawal berasal dari Zaria, sebuah kota 120 kilometer (75 mil) di selatan Kanara. Dua dari tiga putranya di sekolah termasuk di antara yang hilang.

“Sejak kemarin saya di sini, berdoa semoga Allah SWT menyelamatkan anak-anak kami,” katanya di luar halaman sekolah yang berdebu.

Salah satu putranya yang hilang, Buhari yang berusia 17 tahun, diberi nama sesuai nama Presiden Muhammadu Buhari, yang berasal dari negara bagian Katsina.

Yahaya (17), mengatakan kepada Reuters bahwa dia melarikan diri pada hari Sabtu. Dia hanya memberi satu nama karena takut akan pembalasan. 

Dia mengatakan dia menyelinap pergi sementara para penculik memindahkan siswa lain ke lokasi berbeda di hutan.

“Kami bertemu seseorang dengan sepeda motor yang membawa kami ke desa terdekat,” katanya. 

Dia mengatakan para pemimpin kelompok memberi tahu orang-orang itu untuk tidak menyakiti mereka.

Rasa sakit dan kemarahan di antara warga sipil

Serangan oleh geng bersenjata, yang dikenal sebagai bandit, biasa terjadi di seluruh barat laut Nigeria. Kelompok tersebut menyerang warga sipil, mencuri atau menculik mereka untuk uang tebusan. 

Ada kemarahan yang meningkat dengan situasi keamanan yang genting di Nigeria, negara berpenduduk terbesar di Afrika. 

Akhir bulan lalu, militan Islam membunuh sejumlah petani di timur laut Borno dan memenggal beberapa dari mereka.*

Share:
Komentar

Berita Terkini