-->

Konflik Berlanjut, Paus Fransiskus Serukan Perdamaian di Nagorno Karabakh

Editor: iKatolik.net author photo

Konflik Berlanjut, Paus Fransiskus Serukan Perdamaian di Nagormo Karabakh
Foto: Vatican News

ikatolik.net
- Paus Fransiskus mengimbau pihak berwenang Armenia dan Azeri untuk menemukan solusi damai atas konflik yang sedang berlangsung di wilayah Nagorno Karabakh yang disengketakan.

Seruan tersebut disampaikan Bapa Suci pada hari Minggu (1/11) untuk mengakhiri konflik antara Armenia dan Azerbaijan yang menyebabkan banyak kematian dan penderitaan.

Berbicara setelah doa Angelus di Lapangan Santo Petrus pada Hari Raya Semua Orang Kudus, Paus mengimbau semua orang untuk tidak melupakan konflik bersenjata di wilayah tersebut.

Baca Juga: 8 Makna Doa Bapa Kami Bagi Orang Katolik

"Selama hari raya ini, janganlah kita melupakan apa yang terjadi di Nagorno Karabakh, di mana bentrokan bersenjata diinterupsi sesekali oleh gencatan senjata yang rapuh" ungkapnya.

Bapa Suci mengecam aksi yang menyebabkan jumlah korban meningkat drastis, kehancuran infrastruktur dan tempat ibadah serta banyaknya warga sipil yang diserang itu.

Baca Juga: Dua Doa Memohon Jodoh yang Tepat bagi Orang Muda Katolik

Seruan kepada Dunia Internasional

"Saya ingin memperbarui seruan saya kepada pihak-pihak yang bertikai agar mereka dapat secepat mungkin, turut campur tangan untuk menghentikan pertumpahan darah", kata Paus.

Paus Fransiskus meminta semua pihak untuk tidak mencoba menyelesaikan kontroversi dengan kekerasan, tetapi terlibat dalam negosiasi yang tulus dengan bantuan komunitas internasional. 

Paus Fransiskus mengatakan dia dekat dengan semua orang yang menderita, dan dia mengundang mereka untuk berdoa kepada Semua Orang Suci untuk perdamaian yang stabil di wilayah tersebut.

Baca Juga: Serangan Teroris di Prancis, Penjaga Gereja Digorok dengan Pisau

Paus telah menyatakan keprihatinannya dan meminta penyelesaian yang dinegosiasikan untuk krisis di Nagorno Karabakh selama Angelus pada 28 September.

Saling Menuduh

Sementara itu, Armenia dan Azerbaijan kembali saling menuduh satu sama lain terkait aksi pengeboman di daerah pemukiman.

Aksi tersebut diketahui bertentangan dengan pakta untuk menghindari sasaran yang disengaja terhadap warga sipil di dalam dan sekitar Nagorno-Karabakh yang disengketakan.

Baca Juga: Dalamnya Makna Tanda Salib Bagi Orang Katolik

Adapun peristiwa penembakan dilaporkan oleh kedua belah pihak pada hari Sabtu dalam beberapa jam setelah kesepakatan terbaru untuk meredakan konflik.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah pembicaraan di Jenewa antara menteri luar negeri kedua negara dan utusan dari Prancis, Rusia dan Amerika Serikat.

Korban tewas dalam pertempuran terburuk di Kaukasus Selatan selama lebih dari 25 tahun telah melampaui 1.000 orang.

Share:
Komentar

Berita Terkini