Doa Singkat Ajaran Paus Fransiskus Saat Anda Putus Asa

Editor: iKatolik.net author photo

Doa Singkat Ajaran Paus Fransiskus Saat Anda Putus Asa

ikatolik.net
- Hidup tak selamanya tentang tawa bahagia dan cerita sukacita yang berjalan seirama harapan. Terkadang, hidup membawa kita berada dalam keadaan yang sulit, membuat kita putus asa.

Semua masalah itu lalu membuat kita putus asa, kecewa dan kehilangan harapan. Kita jadi membenci orang lain juga diri sendiri, karena kenyataan berjalan tak sesuai harapan.

Hal-hal yang terjadi demikian itu wajar dan manusiawi. Hidup selalu dinamis, banyak hal datang dan pergi menguji setiap langkah kita.

Paus Fransiskus dalam sebuah khotbahnya menyampaikan tentang bagaimana bangkit kembali saat kehilangan harapan. 

Dia membagi semangat motivasi bagi umat beriman untuk terus berusaha, bekerja keras mengatasi masalah dan tetap mengandalkan Tuhan dalam doa.

Terkadang, menurut Paus, umat Katolik kerap bersikap apatis dan pasrah saat tak bisa menyelesaikan masalah. Seperti kehilangan harapan dan hanya bisa pasrah.

Paus menambahkan, seorang pengikut Kristus harus melawan sikap demikian. Setiap orang harus bisa bangkit menciptakan kebahagiaannya sendiri, tidak terus menyerah dan berkubang dalam pikiran melankolis.

Saat kehilangan harapan, kita seperti lemah dan tak bisa berbuat banyak. Untuk itu Paus Fransiskus menyarankan agar umat beriman berdoa menyebut nama Yesus. Dia kemudian mengajarkan sebuah doa sederhana untuk melawan rasa cemas, putus asa dan kehilangan harapan.

‘Tuhan Yesus Kristus, Anak Allah yang hidup, kasihanilah aku, orang berdosa! Tuhan Yesus Kristus, Anak Allah yang Hidup, kasihanilah aku, orang berdosa!’

Menurut Paus, doa itu ada di dalam Injil dan menjadi dasar banyak tradisi spiritual umat Kristiani. Doa ini bisa diucapkan saat berada dalam kesulitan, kehilangan harapan, dan kecemasan.

Dengan doa ini, kata Paus Fransiskus, kita berpaling kepada Dia yang bisa membuka pintu dan memecahkan masalah, dan membuat kita melihat cakrawala, cakrawala harapan. *

Share:
Komentar

Berita Terkini