Cinta kepada Tuhan adalah Akar Segala Cinta

Editor: iKatolik.net author photo

Cinta kepada Tuhan adalah Akar Segala Cinta

ikatolik.net
- Membangun hubungan vertikal kita kepada Tuhan, menjadi salah satu kekuatan untuk membangun hubungan horizontal dengan manusia termasuk cinta itu sendiri.

Cinta merupakan sesuatu yang tidak bisa lepas dari manusia. Cinta memiliki peran penting dalam relasi antara Tuhan dan semua ciptaan, tanpa cinta semua orang akan kehilangan arah. Tanpa cinta tidak akan ada kedamaian, tanpa cinta hidup adalah hampa.

Ketika berbicara perihal cinta semua orang akan bersemangat, ada suatu kegejolakan bahkan ada energi yang bahkan tak mudah untuk dikendalian. Terlihat jelas bahwa ada kehidupan disana.

Definisi Cinta

Cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Cinta juga dapat diartikan sebagai suatu perasaan dalam diri seseorang akibat faktor pembentuknya.

Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang.

Cinta juga merupakan sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

Artinya cinta merupakan suatu ketulusan yang dimiliki oleh seseorang yang ia berikan kepada orang lain. 

Ketulusan dari dalam hati, yaitu pemberian diri secara total kepada yang dicintainya lebih tepatnya cinta kepada segala ciptaan.

Cinta yang disalahartikan

Akan tetapi karena cinta juga maka suatu konflik bisa muncul. Karena saking cintanya terhadap suatu objek, seseorang bisa melakukan apa saja.

Cinta mampu membuat seseorang melakukan suatu kejahatan, karena cinta seseorang bisa membunuh bahkan dilakukan dalam keadaan sadar sekalipun. Dengan kata lain, seseorang bisa menjadi bias karena cinta.

Contohnya, ketika seorang gadis merasa sangat sedih dan hancur ketika melihat kondisi keluarganya yang hidup serba kekurangan maka timbullah keinginan dari dalam dirinya untuk mengubah nasib keluarganya dengan cara menjadi seorang Pekerja Seks Komersial (PSK).

Ketika melihat tindakan gadis ini, kita akan menilai bahwa ia adalah gadis yang buruk, ia tidak bermoral, bahkan tak segan kita mengatakan bahwa ia adalah pendosa yang berat.

Tetapi pandangan kita mungkin akan berbeda ketika melihat alasan mengapa ia memilih menjadi seorang PSK, terlihat sangat jelas bahwa terdapat kecintaan yang begitu besar dalam dirinya untuk orang-orang yang ia sayangi, yaitu cinta kepada keluarganya.

Ia rela melakukan apa saja demi merubah nasib keluarganya.  Memang alasan apapun yang dikatakan sang gadis tidak akan pernah membenarkan perbuatnnya. Karena ia menunjukkan cintanya dengan cara yang salah.

Tetapi pada dasarnya cinta itu adalah baik. Cinta bisa jadi buruk ketika ada penafsiran di dalam cinta itu sendiri.

Ketika kita ingin memiliki cinta dan membagi cinta kepada segala ciptaan maka bangunlah terlebih dahulu cinta kita terhadap Tuhan.

Karena dari situlah cinta yang sesungguhnya berasal dan cinta kepada sang Pencipta. Cinta kepadaNya adalah akar dari segala cinta yang akan kita bangun untuk selanjutnya dibagikan kepada segala ciptaan.*

Share:
Komentar

Berita Terkini