Katekis Katolik Keuskupan Timika Diduga Ditembak Oknum TNI

Editor: iKatolik.net author photo

Katekis Katolik Keuskupan Timika Diduga Ditembak Oknum TNI

iKatolik.net
- Pelaku penembakan terhadap  Agustinus Duwitau (23) Katekis Katolik Stasi Emondi, Paroki Bilogai, Keuskupan Timika diduga kuat merupakan oknum TNI.

Hal ini dikarenakan pada saat hari kejadian Rabu (7/10/2020) para anggota TNI dari Yonif Raider 400/Brawijaya sedang patroli di sekitar Bandara Bilogai.

Melansir suarapapua.com, berdasarkan keterangan Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni dugaan sementara soal pelaku penembakan adalah oknum TNI karena mereka hanya berjarak sekitar satu kilo meter dari lokasi kejadian.

Sementara itu pihak TNI melalui Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, Kolonel Czi IGN Suriastawa menyebutkan korban bersama adiknya adalah anggota KKB.

Dalam keterangannya kepada Okezone, ia menyebutkan pihaknya telah berhasil menggagalkan aksi anggota KKB yang sedang berusaha mengganggu aktivitas di Bandara.

Pernyataan Suriastawa ini semakin memperkuat dugaan bahwa pelaku penembakkan adalah TNI. Sementara klaim bahwa Agustinus yang saat itu bersama adiknya adalah anggota KKB adalah berita bohong semata.

Dalam pernyataan dimuat di media yang sama, Agustinus digambarkan melakukan aktivitas mencurigakan karena mengendap-endap keluar masuk semak-semak.

Padahal menurut saksi mata, dalam perjalanan pulang dari Kampung Emondi mereka menggunakan jalan besar atau tidak melewati jalan tikus yang penuh semak-semak.

Agustinus Bukan KKB

Menurut keterangan Pastor Paroki Titigi, Pater Yance Yogi menjelaskan bahwa sejak bulan Juli Pater Dekan Moni Puncak Jaya, Yustinus Rahangiar telah mengeluarkan surat untuk korban sebagai gembala dan Ketua Badan Pengurus Gereja Setempat.

Surat tersebut menurut Pater Yan biasanya digunakan untuk melapor ke Pos TNI yang berada di areal barak pegawai. Sehingga tudingan bahwa korban merupakan anggota KKB adalah tidak benar.

Pada saat hari kejadian, korban dibenarkan sedang datang ke paroki untuk mengambil tema bulanan. TNI juga harusnya sudah tahu tentang korban karena sering melapor setiap kali bertugas.

Sementara itu, hingga saat ini Agustinus masih mendapat perawatan intensif di Nabire setelah sehari sebelumnya dirawat di Intan Jaya.

Share:
Komentar

Berita Terkini