-->

5 Alasan Mengapa Protestan Tidak Membuat Tanda Salib Saat Berdoa

Editor: iKatolik.net author photo

5 Alasan Mengapa Protestan Tidak Membuat Tanda Salib Saat Berdoa

ikatolik.net
- Bagi umat Kristiani, Salib sering dipuja dan dihormati. Di dalam berbagai Encyclopedia Britannica bahkan menyebut bahwa salib merupakan salah satu lambang utama Agama Kristen.

Dari hal tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa tanda salib merupakan benda yang sangat penting dan sebagai simbol bagi umat Kristiani.

Akan tetapi, mungkin Anda pernah memperhatikan mengapa tanda salib hanya dapat dtemukan pada umat Khatolik saja?

Mengapa pada umat Protestan justru tidak ada? Untuk mengetahui alasan sebernarnya, yuk kita simak di bawah ini.

1. Protestan penganut Paham Sola Scriptura

Alasan yang pertama adalah kita kembalikan pada sejarahnya. Jadi pada awal Protestan berdiri, mereka menggunakan pemahaman yang bersumber dari Sola Scriptura.

Dikatakan juga dari beberapa ahli menyebutkan bahwa tanda salib sebenarnya adalah salah satu tradisi dari jemaat awal pada abad kedua.

Hal tersebut diperkuat oleh kesaksian para Bapa Gereja yang sudah dituliskan oleh sejarawan. 

Hal tersebut juga diperkuat oleh pendapat dari St. Cyril yang berasal dari Yerusalem, St. Ephrem dan juga St Yohanes yang berasal dari Damaskus.

2. Tidak diajarkan oleh Yesus Kristus

Alasan berikutnya adalah umat protestan tidak mendapatkan seruan penggunaan tanda salib oleh Yesus Kristus. Menurut mereka, dalam melakukan doa, maka langsung saja dilakukan tanpa harus menggunakan tanda salib.

Hal tersebut bisa terjadi karena seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa ajaran Kristen dan Katolik memiliki perbedaan.

3. Jarang menggunakan simbol keagaamaan

Umat Kristen Protestan sangat jarang melakukan ibadat menggunakan simbol-simbol seperti salib ini. 

Umumnya hal tersebut bisa terjadi karena para pengikut Kristen Protestan berasal dari pengikut perjanjian baru.

Berdasarkan ajaran perjanjian baru, umat kristen Protestan sudah tidak perlu lagi menggunakan simbol-simbol untuk melakukan doa. Sebab, Tuhan sudah mengetahui apa tujuan kita berdoa.

4. Kepercayaan Yesus Kristus tidak mati di salib

Ada juga salah satu alasan penting lainnya, yakni kepercayaan umat Protestan mengenai Yesus tidak mati dalam keadaan tersalib. 

Hal tersebut sebenarnya kembali pada kepercayaan mereka sendiri bahwa selama lebih dari 300 tahun, tidak ada bukti kuat jika Penyaliban Yesus terjadi dalam keadaan tersebut. 

Khususnya ketika melakukan peribadatan.

5. Tidak perlu menggunakan upacara tertentu

Salah satu hal yang sangat terlihat antara perbedaan Katolik dan Protestan adalah dari sisi cara berdoa yang dilakukan. 

Ketika Anda meilihat ada seseorang menggerakan tangan seolah-olah membentuk simbol salib, maka bisa dipastikan dia adalah umat Katolik.

Hal tersebut berkebalikan dengan Protestan yang tidak menggunakan gerakan semacam itu baik dalam berdoa maupun sebelum melakukan aktivitas.

Hal ini seperti yang sudah disebutkan di awal bahwa bagi kaum Protestan, tidak perlu membuat simbol-simbol tertentu agar didengar Tuhan Yesus. Mereka percaya bahwa dengan memanjatkan doa saja sudah cukup.

Demikian beberapa alasan mengapa protestan tidak membuat tanda salib saat berdoa. Dari penjelasan diatas kita bisa melihat bahwa tanda salib bagi katolik dan rotestan memiliki perbedaan.

Hal tersebut juga semakin menguatkan perbedaan Kristen Protestan dan Katolik baik dari cara peribadatan dan juga kesehariannya.

Share:
Komentar

Berita Terkini